Imelda’s Say

April 5, 2010

Celebration KARTINI’S DAY on Citarik

Filed under: ting tong...! — by imeldas @ 6:02 pm

sumber : milis tetangga

Saatnya Wanita Mendayung (Special for Woman Only)

Anda akan menjadi Petualang Wanita Sejati dalam sekejap. Mengarungi Sungai Citarik sejauh 12 Km, dijamin tidak akan pernah sirna dalam sejarah hidup Anda dan menciptakan moment-moment spesial bagi Anda selama 3 jam pengarungan.

Ayo…. ke Citarik salah satu tempat di mana orang kota berpetualang. Kita dapat melakukan Fun Rafting dan terhitung aman, apalagi para skipper-nya telah terdidik untuk tipe-tipe arung jeram sungai ini. Belum lengkap rasanya apabila anda belum menikmati Adventure Rafting di sungai Citarik Sukabumi.

SUSUNAN ACARA

Meeting point di Pasar Festival Kuningan – Jaksel

Minggu, 25 April 2010,
07.00 : Peserta berkumpul Pasar festival (akan di update lokasi tepatnya)
07.00-08.00 : Peserta melakukan registrasi.
08.00-11.00 : Perjalanan Jakarta-Sukabumi dengan bus.
11.00 : Tiba di basecamp arung jeram sungai Citarik.
11.00-13.00 : Istirahat dan Persiapan (snack berat)
14.00 : Start pengarungan “KARTINI RAFTING ADVENTURE”.
14.00-17.00 : Pengarungan sungai Citarik.
17.00-18.00 : Mandi, makan sore, persiapan pulang.
18.00-21.00 : Perjalanan pulang Sukabumi-Jakarta.

FASILITAS
• Perahu & Rafting equipment
• Profesional rafting guide
• Tim rescue professional
• Transportasi pp (Jakarta-Sukabumi-Jakarta), bus full AC
• Transportasi start-finish, pick up.
• Makan besar 1x (saat pengarungan)
• Snack 2x
• Asuransi
• P3K
• Basecamp (ada kamar mandi dan kamar ganti)
• T-Shirt Special “Saatnya Wanita Mendayung”

PERLENGKAPAN YANG DIBAWA PESERTA
• Pakaian rafting (baju dan celana bukan jeans)
• Pakaian ganti
• Sepatu rafting atau sepatu sandal (sandal gunung)
• Obat-obatan pribadi
• Perlengkapan mandi

BIAYA
• Rp 395.000

Kuota keberangkatan : 80 orang khusus wanita (ditutup bila sudah full, segeralah booking tempat dan mendaftar !!!)

CARA PENDAFTARAN
Syarat Pendaftaran :
Mengirimkan email dengan subject “Pendaftaran KARTINI RAFTING ADVENTURE 2010”.

Lampirkan :
1.Nama Lengkap Sesuai dengan KTP dan Nama Panggilan
2.Umur
3.Kewarga negaraan
4.Alamat Tempat Tinggal.
5.Nomer Telpon Tempat Tinggal dan Handphone
6.Alamat email.
7.Tambahkan bila sudah DP atau pelunasan jumlah transfer dan nama bank.
Nilai transfer tambahkan di belakang 3 digit nomer handphone.
Misal no HP : 08129040702 maka konfirmasi Rp 395.702.

Pembayaran :
DP 50 % sebelum 7 April 2010 dan pelunasan sebelum tanggal 12 April 2010.

Untuk info lebih lanjut:

Yessy : 0818 0869 5443
Handi PW : 021-9868 7803 / 021-4658 9090 / 08131 745 2574
Indra : 021- 936 28310 / 0857 557 11226
Rahman : 0856 789 1131
Elyudien : 08129 04 07 02 (SMS)

ketika pelangi tersenyum

Filed under: ting tong...! — by imeldas @ 5:55 pm

sore tadi aku sengaja memperlambat laju motor karena aku terpukau oleh pelangi…
indahnya, subhanallah…
aku tersenyum dan bergumam “sudah lama tidak melihatmu, pelangi”.
“aku rindu sekali padamu, pelangi.” sore tadi terasa indah. alhamdulillah aku melihat pelangi, bagaikan mendapat berkah Allah.

January 5, 2010

do you have dream?

Filed under: ting tong...! — by imeldas @ 9:02 am
Tags:

“Sang Pemimpi” (The dreamer) is a movie based on the novel “Sang Pemimpi”. This movie has good and attractive scenes. You will get some spirit and give you inspiring feel.
You will feel the youth feeling. when you feel different from other and has high dream and has passion to support your friend for the best friend relation.
two thumbs!!!

March 24, 2009

sitkom gaptek teknologi

Filed under: dari tetangga sebelah — by imeldas @ 6:03 am

ini materi aq ambil dari blog tetangga dan udah ijin.

judulnya : idiot yg make komputer

Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja
yangmerasa demikian. Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal,
baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika.
Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih “idiot” daripada yang kita kira.
Berikut petikan keluhan2 konsumen itu

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY
Key” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang
menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan
menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan
mouse tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di
dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) punya phobia (ketakutan)
pada mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik.

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq
pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca
oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu
sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label
yang tertempel di disket itu.

4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka
terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu
mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa
hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.

5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan
fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon,
petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer
dengan cara menempelkan kertas yang akan di fax di depan monitor.

6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya
sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya
membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok
semua bagian keyboard dengan sabun, lalu membilasnya dengan air, dan
menjemurnya. ”

7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan
komputer yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi
setiap kali saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.” Setelah
diselidiki ternyata “pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah : mouse.

8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak
nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika
dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya.
Ketika teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan,
dia balik bertanya, “Power switch apa?”

9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan
seorang konsumen :
Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?
Novell : Ya, bisa dibantu?
Penelepon : Tatakan gelas di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa
menggantinya?
Novell : Tatakan gelas ? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?
Penelepon : Tidak. Tatakan gelas ini sudah ada di komputer saya. Dan
ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang
saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.
(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa
terpingkal-pingkal. ..)

January 27, 2009

Gerhana Matahari Di Indonesia Merah-Putih

Filed under: ting tong...! — by imeldas @ 4:26 am
Tags:

Gerhana Matahari Di Indonesia Merah-Putih

Fenomena gerhana matahari merupakan momen terindah di awal 2009 dan di pertengahan bulan Januari, 26 Januari 2009… Betapa sayang Allah kepada kita, diberikan rezeki terbesarnya berupa gerhana matahari. Alhmadulillah.

Daerah-daerah yang berhasil melihat gerhana ini diantaranya Jakarta, Lampung, Tuban dan masih banyak lagi.

Fenomena gerhana matahari cincin (GMC) dapat dilihat dari Planetarium TIM Jakarta dengan menggunakan teleskop.

Lampung merupakan salah satu lokasi terbaik pengamatan karena dilewati jalur gerhana dan masyarakat di sana menyaksikannya menggunakan kacamata khusus.

Lampung juga merupakan daerah yang diambil Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikia (BMKG) untuk melakukan pengamatan gerhana Matahari cincin. Selain melihat fenomenanya, tim BMKG juga memantau ada tidaknya pengaruh gerhana terhadap kejadian gempa bumi.

Proses gerhana ini terjadi dari pukul 15.21 – 17.50 wib dan mencapai puncaknya pada pukul 16.41 wib. Gerhana ini dapat dilihat secara sempurna di wilayah Tanjung Karang Lampung dan Anyer Baten.

Seputar Pengetahuan Dasar Gerhana Matahari
Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara “Bumi”, Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.

Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.

Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen Retina karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. Mengamati gerhana matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglassestidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi Inframerah yang dapat merusak retina mata.

Sumber :
1. Wikipedia.com
2. Kompas.com

January 16, 2009

Krisis Pangan di Belahan Benua Afrika

Filed under: terjemahan artikel dari ruang tetangga — by imeldas @ 8:30 am

Bujumbura, 15 Januari 2009 (IRIN) –

pejabat Bujumbura menyatakan bahwa telah terjadi peristiwa krisis pangan di provinsi utara Kirundo dimana lebih dari 1.000 keluarga diminta mengungsi ke negara-negara tetangga, .

Gubernur Kirundo, Juvenal Muvunyi, kepada IRIN pada tanggal 15 Januari, beliau menyampaikan 1375 keluarga yang telah melarikan diri ke tetangga Rwanda atau di Indonesia untuk mencari makanan. “Di Busoni, 307 keluarga yang melarikan diri dari Gatare, 167 dari zona Gisenyi, 15 dari Nyagisozi, tiga dari Murore dan 17 dari Mukerwa,” ujar Muvunyi.

Komunitas lainnya dari Kirundo yang terpengaruh krisis pangan termasuk Bugabira, dimana 340 keluarga yang terdaftar dan sedikit Gitobe berkisar 276 orang, dan 250 dari Kirundo bersatu.

Berita Provinsi Kirundo tepatnya daerah Burundi terjadi krisis ekonomi yang berulang, menghadapi kekurangan pangan disebabkan tidak turunnya (miskin) hujan. “Masalahnya terletak pada konsistensi tanah. Jika tidak ada hujan selama dua minggu, tanah benar-benar kering dan panen hilang, “kata Muvunyi.

Pierre Sinzobatohana, general manager mobilisasi pembiayaan untuk kemandirian dan pertanian populer di Departemen Pertanian dan Peternakan, beliau mengyatakan di awal bahwa daerah pertama hujan mulai turun di daerah Busoni, Bugabira dan bagian Kirundo bersatu hanya pada tangggal 12 Desember padahal awal waktu musim hujan biasanya September.

“Sebagai tanggapan atas laporan dari krisis pangan mempengaruhi daerah Bugesera , terutama di Kirundo, World Food Programme [WFP] dikirim tugas pekan lalu untuk penilaian darurat pertama kebutuhan pangan di Kirundo,” Rickie-Nelly Ndagano, informasi publik pejabat di WFP di Bujumbura, katanya.

“Yang pertama bantuan darurat akan didistribusikan ke seluruh minggu depan bertarget kelompok 16.400 rumah tangga, sekitar 90.000 orang,” tambahnya.

Bantuan lain berasal dari gabungan misi WFP, Kantor PBB Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Dana PBB untuk Anak-anak (UNICEF) diberikan ke Kirundo dan sebagai rancangan jangka pendek dan jangka panjang terhadap krisis pangan berulang di wilayah ini.

Administrasi pejabat provinsi juga berencana untuk mendistribusikan tepung jagung dan kacang-kacangan yang berasal dari kontribusi pemerintah. Muvunyi memohon kepada penduduk untuk tetap menempatkan situasi seperti itu, bukan sebagai tanda peringatan yang terjadi pada tahun 2003.

Sinzobatohana berkata: “Semua mitra dari departemen pertanian harus mendorong penduduk Kirundo ke usaha penggalian dan mulai mempersiapkan untuk musim tanam berikutnya.”
Kekurangan di sebelah timur

Kekurangan pangan juga dilaporkan di provinsi timur Ruyigi, beberapa media lokal menyatakan 8.000 orang telah melarikan diri ke Indonesia untuk mencari makanan. Namun pejabat administrasi lokal sekitar berusaha menurunkan krisis pangan, dan berkata hanya belasan orang meninggalkan provinsi untuk mencari pekerjaan di Indonesia.

Pontien Hatungimana, sebuah Ruyigi resmi, mengakui bahwa miskin curah hujan di beberapa daerah dan hujan lebat di lain telah memberi dampak kemiskinan. Hatungimana mengatakan bahwa 34 persen dari penduduk di komune Kinyinya, diperkirakan sekitar 12.000 rumah tangga, juga dipengaruhi kekurangan makanan. “Semua tanaman jagung dan kacang telah hilang sepenuhnya,” katanya.

Namun, dia menekankan perlu adanya harapan berupa tanaman jagung dan kacang tanah yang siap dipanen. Dia memohon kepada badan-badan kemanusiaan agar mensuplai bibit yang dihibahkan kepada penduduk Ruyigi untuk mempersiapkan musim tanam berikutnya.

Potensi pengurangan emisi

Filed under: terjemahan artikel dari ruang tetangga — by imeldas @ 4:58 am

Mampukah Es Menahan (Tempat Menyimpan) Karbon Dioksida yang Terjebak Di Bawah Tanah?

Es – sebagai tempat penyimpan gas yang terjebak di bawah tanah dan ada kemungkinan menawarkan pengamanan dan keefisienan dalam mengurangi pemanasan global.

Dua orang peneliti U C berencana menyelidiki kemungkinan tersebut. Sistem yang bisa menyimpan karbon dioksida secara permanen yang berada di reservoir geologi. Sistemnya berupa penguncian gas global warming menjadi berbentuk solid dan tempat penyimpanan berstruktur itu disebut Es (hydrates).

Mehran Pooladi-Darvish, seorang profesor teknik kimia dan minyak bumi di Sekolah teknik Schulich, menyatakan bahwa tujuan utama es adalah tempat penyimpanan CO2 dan ditempatkan di beberapa reservoir yang sudah tidak menghasilkan gas juga dekat operasi oilsands di utara Alberta.

“Proses pertama, anda mengalirkan CO2 ke dalam reservoir berkondisi tepat dan tersambung langsung dengan reservoir air kemudian berubah menjadi es. Hasil bentukan es sangat stabil,” kata Jocelyn Grozic, Asosiasi profesor teknik sipil di Schulich.

Pemerintah Alberta telah berkomitmen $ 2 miliar, dana mengembangkan proyek penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS), untuk mengurangi emisi industri CO2 yang berkontribusi terhadap pemanasan global dan perubahan iklim.

Teknologi CCS biasanya melibatkan penangkapan emisi di area industri, diantaranya industri batu bara-sumber energi bahan bakar atau dari fasilitas oilsands. CO2 kemudian disuntikkan ke bawah tanah yang digunakan penyimpanan sisa dari reservoir minyak dan gas atau suatu saline aquifer, tempat besar yang diisi penuh air garam.

Catatan Pooladi-Darvish menyatakan bahwa karbon dioksida yang disimpan dengan cara ini dapat awet berabad lamanya atau bentukan ion-ionnya larut secara alami ke dalam aquifer air atau berubah menjadi suatu mineral padatan.

Selama waktu di atas, potensi resiko tetap ada, maksudnya bahwa CO2 dapat menemukan jalan keluarnya melalui ditinggalkannya well bores atau natural fractures dan akan muncul ke permukaan – mengakibatkan berisikonya keselamatan dan lingkungan.

“Tapi jika menyimpan CO2 dalam bentuk es (hydrates) berarti anda mengubah gas tersebut menjadi suatu padatan secara esensinya,” cara ini sangat mengurangi resiko kebocoran, Pooladi-Darvish menambahkan.

Seharusnya sistem dilakukan dikarenakan struktur geometris yang kompak dari es, sehingga menahan lebih banyak CO2 pada bentuk penyimpanannya dibandingkan cara konvensional, kata Grozic.

Pooladi-Darvish dan Grozic memfokuskan studinya selama tiga tahun belajar, yang didanai oleh Natural Sciences and Engineering Research Council, difokuskan pada pemahaman permeabilitasnya, atau kemampuan cairan mengalir melalui reservoir CO2-hidrat. Di laboratoriumnya, Grozic menghasilkan bentuk es di dalam suatu sampel pasir kecil yang kemudian mampu mendorong gas CO2. Proses ini dilakukan pada sebuah miniatur “reservoir,” dan menemukan permeabilitas dan tekanan dari proses tersebut.

Pooladi-Darvish menggunakan data Grozic dari percobaan model fisik. Dia membuat simulasi komputer reservoir berskala besar, di mana dia mebuat model yang kecepatan alir dan volumenya lebih besar. Reservoir itu memiliki ruang-ruang berpori dan beragam suntikan dan sistem pemulihannya berkonfigurasi dan beroperasi proses baik.

January 8, 2009

Pemusnahan Zaman Dinosaurus

Filed under: ting tong...! — by imeldas @ 8:26 am

Hidrogen sulfida (Bukan Karbon Dioksida), Penyebab Pemusnahan Terbesar


Meskipun kebanyakan ilmuwan setuju bahwa serangan meteor membunuh dinosaurus, yang menyebabkan kepunahan terbesar dalam sejarah Bumi, 251 juta tahun yang lalu sebelum peradaban. Menurut Geologists “Selama massa akhir pemusnahan permian sebesar 95 persen dari spesies dunia mengalami kepunahan, dibandingkan dengan hanya 75 persen selama KT yaitu massa dinosaurus lenyap,” kata Dr Lee R. Kump, profesor geosciences. “Masa akhir-Permian ini menimbulkan teka-teki. Tidak yakin ada senjata yang mematikan sebagai bukti yang menarik dari suatu dampak asteroid “

Peneliti mengatakan samudra dalam bersifat anoxic (kekurangan oksigen). Pada end-Permian dan penelitian terakhir menunjukkan daerah continental shelf di masa end-Permian juga anoxic. Penjelasannya bahwa permukaan laut naik sehingga perairan dalam anoxic menutupi shelf. Kemungkinan-kemungkinan lain adalah permukaan samudera dan samudra bagian dalam tercampur, membawa air samudera anoxic ke permukaan.

Dekomposisi organisme-organisme samudera dalam dapat menyebabkan pengadukan karbon dioksida sehingga mematikan banyak organisme laut dan hewan-hewan daratan.

“Namun kami menemukan waktu pemusnahan di darat sebagai konsekuensi tidak mungkin dari tingkat karbon dioksida dengan hanya tujuh kali tingkat preindustrial,” pernyataan Kump kepada Hadirin hari ini (Nov 3) pada pertemuan tahunan Geological Society of Amerika di Seattle. “Tanaman secara umum, suka karbon dioksida sehingga sulit dipikirkan karbon dioksida sebagai suatu mekanisme membunuh yang tepat.”

Di sisi lain gas hidrogen sulfida diproduksi di lautan, melalui dekomposisi sulfate oleh bakteri belerang, dapat dengan mudah membunuh tanaman-tanaman laut dan hewan-hewan laut.

Manusia dapat mencium gas hidrogen sulfida, bau busuk dari kubis, dalam satu bagian per triliun jaraknya. Saat ini di kedalaman Laut Hitam, terdapat hidrogen sulfida sekitar 34 juta per bagian dan sebagai racun di setiap aerobic (butuh oksigen), organisme akan mati. Di Laut Hitam, hidrogen sulfida menetap di kedalaman karena atmosfer  kaya oksigen yang bercampur di lapisan perairan atas dan mengendalikan difusi hidrogen sulfida yang naik ke atas.

Saat massa end-Permian, yaitu saat tingkat atmospheric oksigen turun dan tingkat hidrogen sulfida dan karbon dioksida meningkat, yaitu tingkat- tingkat lebih atas dari samudera-samudera yang kaya dengan hidrogen sulfida catastrophically. Sehingga di massa end-permian tersebut membunuh sebagian besar tanaman dan hewan laut. hidrogen sulfida mendispersi atmosfer yang akan membunuh sebagian besar kehidupan terestial.

Kump dan koleganya, Alexander Pavlov, Universitas Colorado; Michael Arthur, profesor geosciences, Penn State; Anthony Riccardi, siswa lulusan, Penn State; dan Yashuhiro Kato, Universitas Tokyo, yang mencari sedimen end- Permian yang ditemukan di Jepang .

“Kami mencari beberapa biomarker berupa indikasi-indikasi adanya bakteri photosynthetic sulfur,” ujar Kump. “Ini foto kehidupan organisme autotrophic di tempat-tempat tidak ada oksigen, tetapi masih ada sinar matahari. Mereka telah ada di hari end- Permian.” Pencarian biomarker berupa bakteri belerang hijau akan memberi bukti hidrogen sulfida sebagai penyebab massa kepunahan.

Kemudian, apakah 5 persen spesies-spesies di bumi selamat? Kump mengharapkan pencampuran lapisan samudera dalam dan lapisan atas tidak sama dan refugia maksudnya tempat oksigen masih ada dan menetap di samudera dan darat.

January 7, 2009

Melihat Langsung Pembentukan Galaksi

Filed under: ting tong...! — by imeldas @ 8:26 am

Astronomer Melihat Kembali Waktu dan Peta Sejarah Dunia

Astronomer Inggris memperluas pengetahuan sejarah universe dengan sebuah proyek baru yang memetakan dari awal pembentukan galaksi.

Dengan menggunakan Kamera Array Inframerah dari NASA Spitzer Space Telescope, Spitzer Extragalactic Representative Volume Survey (SERVS) akan membuat peta langit dengan kemampuan dapat mendeteksi galaksi yang sangat kusam. Tujuan utama adalah untuk memetakan distribusi bintang dan lubang hitam dimulai saat Universe kurang dari satu miliar tahun sampai saat ini.

Survei dari salah satu penghargaan terbesar pengamatan waktu berdasarkan pengamatan ruang angkasa – total 1400 jam.

Pemimpin proyek, Dr Mark Lacy, di Pusat Sains Spitzer, Caltech, kemudian segera pindah ke Universitas Southampton, beliau mengatakan “Terdapat survei mid-infrared yang melibatkan suatu kesenjangan krusial panjang gelombang diantara survei besar near-inframerah yang dilakukan tim Inggris, dan survei far-infrared yang dilakukan Herschel dan SCUBA-2. Selanjutnya untuk pertama kali, kita akan mempelajari pembentukan dan evolusi besar seperti galaksi Bimasakti dalam ukuran Universe yang benar dan representatif. ”

Dr Duncan Farrah dari Universitas Sussex, yang pekerjaannya didanai oleh Dewan Sains dan Sarana Teknologi, mengatakan “Hal tersebut dapat merekomendasikan survei near-infrared dekade berikutnya. Maksud dari data SERVS lebih lanjut yaitu berarti kita dapat mendeteksi cukupan besar galaksi pada saat usia Universe kurang dari 8% usia sekarang. Kombinasi data SERVS dan data Herschel spacecraft (diluncurkan April 2009) juga berarti kita dapat melihat kedua data relatif lama, bintang berkembang, dan muda, debu – shrouded bursts dari pembentukan bintang. Kami justru akan mendapatkan gambaran yang lengkap tentang bagaimana galaksi bergabung pada awal Universe. ”

Kombinasi sensitivitas dan wilayah dipetakan SERVS yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sensitivitas berarti pembentukan galaksi dapat dipelajari dimulai saat Universe sangat muda. Sementara luas wilayah berarti proses pembentukan dan dapat dipelajari dengan bentuk distribusi pokok `dark’ matter. Daya ini akan ditingkatkan dengan rencana sinergi hati-hati didukung pengamatan baru dari fasilitas lainnya.

Daerah Langit dipilih hati-hati sesuai deep imaging dari tempat pengamatan Herschel Space (the Herschel Space Observatory), dengan menggunakan kamera SCUBA-2 milik James Clark Maxwell Telescope (JCMT) dan VIDEO survei milik VISTA Deep Extragalactic Origins (lihat catatan). Tiap-tiap fasilitas memberikan perspektif yang berbeda pada proses formasi galaksi dan masing-masing proyek memiliki UK leadership tingkat tinggi. Kombinasi data melalui berbagai panjang gelombang menyatakan bahwa kita akan mendapatkan gambaran lengkap tentang bagaimana galaksi-galaksi ini berkembang, tidak ada bagian dari proses pembentukan akan ‘tersembunyi’ karena efek mengaburkan debu (dust obscuration).

Dr Seb Oliver dari universitas Sussex, mengatakan “fantastis, melihat fasilitas utama astronomi internasional baik di lapangan dan di ruang kerja yang harmoni, menghadapi masalah pertanyaan mendasar dari pembentukan galaksi dan evolusi”.

Dr Matt Jarvis dari University Hertfordshire menambahkan “Kombinasi SERVS dan VIDEO akan memungkinkan kita untuk melakukan studi definitif bagaimana galaksi berkembang melebihi sejarah Universe. Namun kemajuan pokok melebihi survei terakhir yang berupa kombinasi kedalaman dan wilayah, yang memungkinkan melakukan studi-studi yang lebih pada daerah-daerah densest dan sparsest dari suatu Universe. Ini akan memungkinkan kami untuk membangun sebuah gambaran “bagaimana pembentukan dan evolusi galaksi yang dipengaruhi lingkungan sekitar galaksi”.

Berdasarkan survei yang dimulai awal 2009, juga dikenal sebagai Tahun Astronomi International (IYA2009). Negara partisipan 140 negara seluruh dunia, peristiwa yang terjadi mendapatkan tempat secara nasional, regional dan global sepanjang tahun, IYA2009 tidak hanya akan mengizinkan orang lain untuk mengamati langsung “amazing celestial bodies” yang membentuk Universe kita, tetapi akan menyediakan berbagai peristiwa dan proyek, dari pameran wisata astronomi menuju virtual interaksi blog, dilaksanakan oleh para astronomer- astronomer.

December 30, 2008

sekelumit laporan NOAA

Filed under: ting tong...! — by imeldas @ 4:49 am
Tags:

Manusia, iklim, lautan Amerika Utara selama 50 tahun terakhir ( laporan NOAA)


Gas rumah kaca memainkan peranan penting terhadap iklim di Amerika Utara, tetapi perbedaan suhu bulan Mei di daerah laut terus memprediksikan perubahan iklim daerah US di masa depan. Menurut NOAA- dipimpin penilaian ilmiah baru. Penilaian adalah satu rangkaian sintesis dan penilaian laporan yang dikoordinir Program Perubahan Iklim Sains US (U.S. Climate Change Science Program).

Penilaian terbaru ini, analisa kembali yang bersumber dari Riwayat Iklim Data untuk Fitur Key Atmosfera: Implikasi untuk sesuatu penyebab perubahan yang teramati, menjelaskan apa yang telah berubah-dan-alasan terhadap iklim Amerika Utara selama setengah abad. Penilaian ini memberi kemungkinan sampai sejauh mana manusia beraktivitas alami atau variasi yang dikaitkan dengan hal-hal yang terjadi seperti pemanasan permukaan, curah hujan, kekeringan, dan banjir.

“Sebuah implikasi utama penilaian ini bahwa peningkatan prediksi suhu daerah permukaan laut penting untuk memprediksikan variabilitas iklim seluruh Amerika Serikat dari tahun ke dekade, serta memproyeksikan jangka panjang daerah perubahan iklim,” kata Randall Dole, pimpinan penulis dan ilmuwan di NOAA Bumi di Laboratorium Sistem Penelitian (NOAA’s Earth System Research Laboratory), Boulder, Colo.

Beberapa suhu di daerah meningkat tajam, sedangkan yang lainnya tetap; dampak kekeringan semakin parah; dan hujan meluas pada semua benua dan pemanasan iklim secara bertahap.

Pola Perubahan suhu permukaan laut- kemungkinan memainkan peranan penting dalam menentukan perbedaan suhu di daerah Negara bagian US. Perubahan suhu permukaan laut juga memberikan kontribusi besar untuk sapuan hujan dari tahun ke tahun atau dekade ke dekade selama 50 tahun terakhir.

Meskipun kecenderungan umum, kondisi laut memanas. Sehingga diharapkan dengan adanya peningkatan gas rumah kaca, perbedaan regional dalam tren suhu permukaan laut dapat dilakukan secara alami atau disebabkan manusia-, menurut Dole.

Penilaian menemukan peningkatan gas rumah kaca sebagai kemungkinan bertanggung jawab lebih dari setengah dari benua, pemanasan rata-rata 1,6 ° Fahrenheit dan telah diamati selama 50 tahun terakhir. Gas rumah kaca, bersama pembakaran bahan bakar fosil dan sumber alam, perangkap panas bumi dan permukaan dengan kondisi hangat.

Dampak Kekeringan sepertinya menjadi lebih besar dikarenakan suhu permukaan panas, meningkatkan pengasapan, mengurangi kelembaban tanah, dan menyebabkan tekanan air lainnya. Para ilmuwan tidak menemukan tren jangka panjang di mana atau bagaimana sering terjadi kekeringan atau sejumlah besar hujan atau salju rata-rata setiap tahun.

Penilaian juga menjelaskan secara rinci bagaimana ilmuwan bidang iklim menggunakan banyak data valid untuk menguji metode terakhir iklim,  “reanalysis.”

Bagian lain memperlihatkan bagaimana mereka secara sistematis menyelidiki penyebab-dan-efek hubungan menemukan kemungkinan besar penyebab kecenderungan iklim, kekeringan yang lama, atau panas luar biasa setahun – sebuah proses dengan istilah ‘atribusi’.

Dalam reanalysis-atau- analisis retrospektif yang berkualitas tinggi, iklim yang merekam bersumber dari pengamatan lalu dikumpulkan dalam jangka waktu yang lama dari berbagai sistem pengawasan dan dikombinasikan dengan model iklim. Reanalysis data saat ini memperpanjang kembali sejauh pertengahan abad kedua puluh, penting dalam membantu peneliti memahami bagaimana iklim berkembang.

“Menggunakan reanalysis dan atribusi metode sekarang, kami dapat berkata dengan keyakinan yang lebih, bahwa beberapa kondisi iklim yang ekstrim dari beberapa tahun terakhir: apakah itu pemanasan global, El Nino, La Nina, atau beberapa pola lain,” kata Martin Hoerling ilmuwan NOAA, juga dari Laboratorium Sistem Penelitian Bumi (the Earth System Research Laboratory) dan pimpinan penulis. “Itulah informasi dan kebijakan publik untuk meminta.” Hoerling juga kepala NOAA iklim atribusi tim (heads NOAA’s climate attribution team).

NOAA mengerti dan memprediksi perubahan dalam lingkungan bumi, dari kedalaman laut ke permukaan matahari, dan kami mengkonservasikan serta mengelola sumber daya pesisir dan kelautan.

sumber :diterjemahkan dari review NOAA report

Next Page »

Blog at WordPress.com.